Konsep Harta Sebenarnya
“Berbisnis dengan Allah” berbisnis yang tidak akan pernah rugi adalah ketika manusia berbisnis dengan Allah melakukan perdagangan dan selalu untung karena harta sebenarnya manusia adalah harta apa yang ia infaqkan di jalan Allah, karena semua harta akan berhenti kepemilikannya selama kita di dunia hanya harta yang disedekahkan yang akan menjadi harta sebenarnya. Disaat perniagaan orang lain mengalami kerugian, ada satu perniagaan yang senantiasa untung tak kan pernah dan tak kan rugi selamanya.
إِنَّ ٱلَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَٰبَ ٱللَّهِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنفَقُوا۟ مِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَٰرَةً لَّن تَبُورَ
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, (Fathir : 29)
